Tampilkan postingan dengan label Cerita Inspiratif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita Inspiratif. Tampilkan semua postingan

Setelah 50 Tahun Baru Ketahuan Jadi Penyelamat 669 Anak

Ikunik:Setelah 50 Tahun Baru Ketahuan Jadi Penyelamat 669 Anak~Tak ada yang terlihat begitu istimewa dari sosok Nicholas Winton. Sudah begitu renta, rambut memutih layaknya seorang kakek yang hidup bersama istrinya menjalani masa tua. Dan tak ada yang tahu bila ia pernah jadi pahlawan penyelamat 669 anak. 

Seandainya sang istri, Grete di tahun 1988 tak menemukan lembaran memo dari tahun 1939 dan foto anak-anak, Winton mungkin akan tetap jadi pahlawan tak dikenal. Setelah penemuan Grete inilah mata dunia baru terbuka, rupanya ada pahlawan di Perang Dunia II yang bisa menyelamatkan sebuah generasi penerus.



Dengan nama lahir Nicholas Wertheimer, 19 Mei 1909 di West Hampstead, Inggris, ia berprofesi sebagai pialang saham saat Perang Dunia II mulai berkecamuk. Suatu ketika di bulan Desember 1938, seorang temannya Martin Blake, meminta Winton mengorbankan liburan ski dan mengunjungi Cekoslovakia. 

Di Praha, Blake memperkenalkan Winton ke rekannya, Doreen Wariner, dan mengatur baginya untuk mengunjungi kamp-kamp pengungsi penuh sesak dengan orang-orang Yahudi. Winton saat itu melihat kekejaman Jerman mulai terjadi.

Kebetulan ia mendengar kabar tentang upaya penyelamatan anak-anak yang mayoritas keturunan Yahudi dari Jerman dan Austria menuju Inggris. Winton pun segera membentuk Komite Inggris untuk Pengungsi dari Cekoslovakia. Awalnya tanpa otorisasi. Yang dilakukan Winton hanya meminta semua orang tua keturunan Yahudi mendaftarkan anak-anak mereka.  Setelah ia membuka kantor di pusat Praha, ribuan orang tua berbaris di luar kantor Winton dengan tujuan mencari tempat yang aman bagi anak-anak mereka.

Winton kembali ke London untuk mengatur operasi penyelamatan pada akhir itu. Dia mengumpulkan uang untuk mendanai transportasi anak-anak sebesar £ 50 per anak, hingga akhirnya pemerintah Inggris bersedia mendanai keberangkatan anak-anak tersebut ke Inggris.

 




Dia juga harus menemukan keluarga Inggris yang bersedia untuk merawat anak-anak pengungsi. Jadi, selama jam kerja Winton ada di Bursa Efek, sementara malam hari digunakan untuk menyusun rencana penyelamatan. Dia membuat upaya besar untuk mengumpulkan uang dan mencari panti asuhan agar bisa membawa sebanyak mungkin anak-anak dari Cekoslowakia.

Pengangkutan pertama anak-anak tersebut dimulai tanggal 14 Maret 1939 menggunakan pesawat terbang, sehari sebelum Jerman menduduki tanah Ceko. Namun setelah Jerman mendirikan Protektorat di provinsi Ceko Bohemia dan Moravia, Winton harus membawa gelombang pengungsi  dengan kereta api dari Praha ke Pantai Atlantik, lalu melintasi Selat Inggris dengan kapal laut menuju Inggris Raya.

Kegiatan penyelamatan ini berhenti ketika Jerman menginvasi Polandia dan Inggris menyatakan perang di Jerman pada awal September 1939. Jumlah total yang dibawa Winton sejumlah 669 anak.

Daya endus Winton yang tajam akan bahaya perang berhasil menghindarkan kematian mengerikan bagi anak-anak akibat perang. Bagi segolongan orang, mungkin upaya Winton jadi pertanyaan, apakah layak disebut pahlawan karena hanya menyelamatkan mayoritas anak Yahudi? Namun dari segi kemanusiaan, ia tetap punya andil besar memberi kesempatan pada anak-anak untuk bertumbuh dan menikmati hidup.  Nah, menurut kamu ?





Sumber

Anjing Buta Dengan Penuntun Seekor Kucing

Anjing Buta Dengan Penuntun Seekor Kucing 
Ikunik:Anjing Buta Dengan Penuntun Seekor Kucing~Biasanya anjing dan kucing tidak bisa akur, namun lain cerita dengan sepasang hewan di Wales, Inggris, ini. Seekor anjing yang buta hidup dengan dituntun oleh kucing.


Anjing Buta Dengan Penuntun Seekor Kucing

Anjing Buta Dengan Penuntun Seekor Kucing

Anjing Buta Dengan Penuntun Seekor Kucing


Seekor anjing bernama Terfel menderita katarak sehingga tidak bisa melihat. Ia hanya bisa menghabiskan hari-harinya di keranjang tempat tidurnya. Pasalnya, anjing berusia delapan tahun itu selalu menabrak saat berjalan di sekitar rumah.

Hidup Terfel membaik saat Judy Godfrey-Brown tidak sengaja "menampung" kucing liar di rumahnya. Suatu hari Judy melihat si kucing "menuntun" Terfel keluar dari tempat tidurnya dan berjalan-jalan di taman. Kucing itu akhirnya dipelihara oleh Judy dan dinamai Pwditat yang kini sudah tak terpisahkan dengan Terfel.

"Dia menggunakan kaki dan cakarnya untuk membantu Terfel menemukan jalan," kata Judy. "Sekarang mereka tak terpisahkan. Keduanya bahkan kini tidur bersama."



Keajaiban Persahabatan Tawon dan Pohon Ara



Ada sebuah kisah tentang persahabatan sejati antara tawon dan pohon Ara.
Kisah nyata tersebut telah terjadi selama kurang lebih 80 juta tahun lamanya.
Hingga kini setiap generasi di antara mereka melakukan hal yang sama,
yaitu seolah mengikat janji untuk saling memberi dan menerima,
tidak boleh saling mengingkari,
jika tidak maka akan kena batunya!

♦♦♦
Lalu bagaimana persahabatan itu bisa terjadi sementara pohon dan tawon adalah makhluk yang tidak berakal? Allah berfirman,
“Sesungguhnya perintah-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya, “Jadilah!” maka terjadilah ia. (Yaasiin : 82)
Pohon Ara atau tin adalah satu dari sedikit pohon yang namanya Allah sebut dalam Al-Qur’an, yaitu dalam surat At-Tiin ayat 1 yang berbunyi, “Demi (buah ) tin dan (buah) zaitun.”
Pohon ara merupakan kerabat pohon beringin. Beringin? Ya, beringin yang di Indonesia identik dengan kisah angker. Lain halnya dengan Indonesia, peneliti di negara lain justru mengungkapkan kisah berbeda dan lebih berhikmah dari sekadar cerita angker yang berbumbu dusta. Lalu bagaimana kisahnya?
Kisah bermula dari rasa penasaran beberapa peneliti yang tertarik dengan hubungan saling menguntungkan antara pohon ara dan tawon atau yang lebih dikenal dalam ilmu biologi sebagai hubungan “mutualisme.”
Peneliti kemudian mencari tahu bagaimana sanksinya apabila terjadi ketidakselarasan kerjasama atau kecurangan di antara tawon dan pohon ara, sebagaimana yang terungkap dalam jurnal yang berjudul, “Precision of host sanctions in the fig tree–fig wasp mutualism: consequences for uncooperative symbionts.”
Sejatinya pohon ara telah dibudidayakan dari jaman kuno dan tumbuh liar di daerah kering dan bermentari. Ara yang disebut “Common Fig” berasal dari Timur Tengah hingga kawasan Asia Barat. Sementara beberapa jenis Fig/ Ficus lainnya tumbuh di hutan hujan tropis.
Bunga pohon ara terdiri dari dua tipe, yaitu jenis yang berkelamin ganda dan berkelamin ganda sekaligus betina. Hampir separuh dari jenis pohon ara bertipe bunga jenis kedua atau disebut juga gynodioecious.
Dalam penyerbukannya, bunga ara dibantu oleh tawon yang juga memanfaatkan bunga tersebut untuk tempat bertelur. Tanpa bantuan tawon penyerbuk pohon ara tidak dapat berkembang biak dengan bijinya. Di lain sisi bunga memberikan tempat yang aman dan makanan untuk tawon generasi berikutnya.
Dalam perjalanan hidupnya yang hanya 48 jam, tawon betina akan mengumpulkan serbuk sari dari bunga jantan. Kemudian ia memasuki melalui celah sempit di mahkota bunga untuk menyerbuki beberapa bunga betina pada bunga majemuk. Kemudian sang tawon akan meletakkan telur-telurnya di dalam beberapa bunga pohon ara. Lalu sang jantan akan membuahi telur-telur tersebut.
Hasilnya adalah bunga kemudian berkembang menjadi buah ara dan anak-anak tawon bisa tumbuh di dalamnya, hingga akhirnya siap melakukan hal serupa seperti yang dilakukan orang tuanya. Lalu bagaimana apabila tawon hanya menempatkan telurnya saja pada buah tin namun tidak menyukseskan proses penyerbukan?
Inilah kebesaran Allah SWT yang telah menciptakan sesuatu dengan sangat cermat. Entah bagaimana, seolah pohon tin dapat mengetahui jika tawon bertindak curang. Apabila tawon menaruh telurnya tanpa membawa serbuk sari untuk membantu penyerbukan, pohon tin akan menjatuhkan buahnya yang di dalamnya terdapat anak-anak tawon tersebut.
Bagaimana jika buah tin yang berisi anak-anak tawon dijatuhkan dengan keras dari ketinggian? Tentunya anak-anak tawon akan tewas dan itulah faktanya, seperti yang terungkap dalam jurnal yang ditulis oleh Charlotte Jander tersebut.


Lebih dari 700 jenis pohon ara di daerah tropis di seluruh dunia berkembang bersama dengan tawon ara. Setiap jenis pohon ara memiliki jenis tawon penyerbuknya sendiri. Beberapa jenis tawon membawa serbuk sari secara pasif dikarenakan serbuk sari tersebut menempel pada tubuhnya. Sementara jenis lainnya secara aktif mengumpulkan serbuk sari dalam kantong khusus yang ada padanya.
Para peneliti menemukan bahwa tawon yang membawa serbuk sari secara pasif asbab menempel di tubuhnya, maka pohon ara pun hampir tidak pernah menggugurkan buahnya.
Sementara para peneliti menemukan bahwasannya apabila tawon yang secara aktif mengumpulkan serbuk sari tidak membawa serbuk sari tersebut, maka pohon akan menggugurkan buahnya hingga anak keturunan sang tawon akan mati akibat terjatuh bersama buah yang digugurkan.
Pohon tin sangat mengerti jika dia tidak menerima haknya, maka kewajibannya untuk menjaga telur-telur tawon pun ia gugurkan. Inilah contoh keselarasan antara hak dan kewajiban pada tawon dan pohon ara.
“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.” (Q.S. Ali Imran : 190)
Kisah tawon dan pohon ara adalah isyarat dari sang Pencipta. Seandainya saja manusia dapat memahami hikmah yang terkandung di dalamnya.








Source:jurnalhajiumroh.com

Pianis Satu Tangan yang Hebat

Pianis Satu Tangan yang Hebat~Kesempurnaan bukan syarat utama jadi musisi hebat. Banyak seniman yang telah membuktikan dalam kekurangan, toh bisa meraih kesuksesan.

Mungkin kamu pernah mendengar nama Rick Allen, penggebuk drum grup rock Def Leppard. Di tahun 1980-1990an band asal Inggris ini sangat populer. Terutama karena sosok Rick yang menginspirasi banyak orang.




independent.co.uk

Kini, ada lagi musisi yang kondisinya mirip seperti Rick. Hebatnya, pemuda yang satu ini adalah pianis muda yang berbakat.

Nicholas McCarthy, pianis berusia 23 tahun ini lahir tanpa tangan kanan. Ia belajar sendiri menggunakan keyboard listrik saat masih kecil namun baru mulai belajar piano saat berusia 14 tahun.

Awalnya ia sempat ingin menjadi juru masak, namun berubah pikiran saat melihat temannya memainkan lagu Beethoven di piano. Berkat latihan keras, di usia 17 tahun, ia mendapatkan posisi pianis di sekolah drama dan musik Guildhall School.

McCarthy sempat ditolak untuk ikut tes musik karena hanya memiliki satu tangan. Namun kesungguhannya membuahkan hasil dan menjadi pianis pertama dengan satu tangan yang lulus dari sekolah tinggi musik, Royal College of Music, di London.

"Saya sangat terpukul rasanya karena itu (main piano) adalah yang saya inginkan. Rasanya seperti perjuangan yang sangat sulit, namun membuat saya lebih gigih," ucapnya mengenang penolakan saat ditolak untuk ikut tes musik.

Kepala bagian keyboard Royal College, Prof Vanessa Latarche, mengatakan muridnya merupakan inspirasi bagi anak muda lain.

"Ia menjadi inspirasi besar bagi mahasiswa lain untuk menunjukkan apa yang bisa dicapai walaupun defabel," katanya.

McCarthy adalah anggota orkestra pertama Inggris untuk kelompok defabel -paraorchestra- yang mengadakan pertunjukan untuk menyambut atlet Paralimpiade yang datang ke London bulan lalu.

Source:apakabardunia

Ayah Ini Bopong Putrinya untuk Selesaikan Lomba Triatlon

Ayah Ini Bopong Putrinya untuk Selesaikan Lomba Triatlon~Rick van Beek pantas mendapatkan penghargaan "Father of the Century". Pria berusia 39 tahun asal Michigan ini selalu setia membopong putrinya yang kini berusia 13 tahun, Madison, ketika mengikuti perlombaan triatlon. Lebih membanggakan dan mengagumkan lagi, Van Beek bisa menyelesaikan lomba itu.

Kisah heroik nan mencengangkan ini sudah dimulai sejak 2008, ketika Van Beek selalu membawa putrinya yang mengalami cerebral palsy-afflicted (istilah untuk gangguan terhadap fungsi sistem otak dan saraf, yang membuat anak mengalami kelainan). Terakhir, dia melakukannya pada perlombaan hari Minggu (12/8/2012).
Tak lama setelah hari itu, saya berhenti merokok 2 bungkus sehari demi Maddy. Ini telah menjadi jalan yang panjang, dengan banyak gundukan, tetapi kami menjadi lebih baik.
-- Rick van Beek
Tentu bukan hal mudah bagi Van Beek untuk menyelesaikan lomba itu karena dia harus menyelesaikan lomba yang terdiri dari renang, lari, dan bersepeda. Namun demi kebahagiaan sang putri yang sangat menyukai keindahan alam dan semua kegiatan luar ruang, Van Beek menepis rasa capek dan lelah. Dia dengan setia membopong Maddy—panggilan Madison—(atau mendorongnya dengan kereta) saat lari, kemudian menariknya dengan troli saat bersepeda, dan menaikkannya ke kayak (sampan kecil) ketika harus berenang.

Sampai saat ini, Van Beek mengakui bahwa dia sudah ambil bagian dalam lebih dari 70 perlombaan. Selain triatlon, dia juga ikut dalam lari half-marathon, dan sejumlah lomba lainnya yang diadakan di ruang terbuka, sebagai bagian dari Team Maddy.

Pada lomba akhir pekan kemarin, Van Beek dan Maddy berhasil menyelesaikan lomba setelah menempuh jarak 0,48 km dengan berenang, 19,95 km dengan bersepeda, dan 4,98 km dengan berlari. Kepada Midland Daily News, Van Beek mengatakan bahwa dia ingin ikut kompetisi bersama anaknya, yang tidak bisa jalan dan bicara, karena dia (anaknya) sangat senang berada di luar.

"Dia seperti bayi tiga bulan, dan salah satu hal yang sedikit kami ketahui adalah bahwa dia sangat menikmati berada di alam terbuka, berada di air, merasakan embusan angin di rambut dan wajahnya," ujar Van Beek.

Maddy didiagnosis mengalami cerebral palsy dua bulan setelah lahir. Kabar tersebut terasa seperti petir yang menyambar keluarga Van Beek, yang membuat mereka terpukul. Meskipun demikian, Van Beek dan sang istri, Mary, dengan tabah menerimanya dan terus merawat Maddy yang terus tergolek lemah.

"Itu menjadi salah satu hari terburuk dalam hidup kami," ujar Van Beek kepada Fox 17. "Semua orang berdoa agar anak-anak mereka sehat, dan selama delapan tahun saya masih berharap dia bisa menjadi anak yang sehat. Namun jika dia tidak menjadi seperti ini, maka kami tidak akan menjadi orang seperti sekarang."

Pandangannya terhadap Maddy berubah ketika dia melihat putrinya ambil bagian dalam sebuah lomba maraton lebih dari empat tahun yang lalu. Saat itu, wajah Maddy tampak ceria dan sukacita terpancar dari dalam dirinya. Inilah yang membuat gairah hidup Van Beek kian membara, termasuk membahagiakan putrinya tersebut.

"Saya melihat putriku Maddy didorong di Grand Rapids Marathon," cerita Van Beek dalam blog miliknya. "Melihatnya begitu bahagia dan menikmati setiap goyangan di jalan saat naik gundukan, emosi saya melonjak."

"Tak lama setelah hari itu, saya berhenti merokok dua bungkus sehari demi Maddy. Ini telah menjadi jalan yang panjang, dengan banyak gundukan, tetapi kami menjadi lebih baik."

Nah, sebagai upaya untuk membuat putrinya senang, Van Beek mulai latihan lomba luar ruang pada tahun 2008. Van Beek, yang berhenti dari seorang perokok berat, juga menyadari manfaat bagi dirinya. Sejak itu, dia pun mulai mengumpulkan dana untuk amal.

"(Emosi) membuat saya atau mengilhami saya untuk melakukan hal-hal yang saya lakukan," tulis Van Beek di blognya tahun lalu. "Sebut saja inspirasi, sebutlah itu motivasi, sebut saja apa yang pernah Anda inginkan, tetapi saya menyebutnya CINTA.

"Itu tidak akan pernah pudar... Dia adalah hati saya, dan saya kakinya, meskipun suatu hari nanti dia mungkin tidak secara fisik bisa berada di sana dengan saya, tetapi dia akan selalu berada di hati saya, dengan diam-diam bersorak untuk saya."

Apa yang dilakukan Van Beek ini menggugah perasaan banyak orang, termasuk para penonton yang menyaksikan lomba tersebut. Mereka sangat tersentuh dan kagum dengan rasa cinta yang begitu besar dari Van Beek terhadap putrinya.

"Itu merupakan sesuatu yang begitu inspiratif untuk dilihat," ujar koordinator lomba, Misty Angle, kepada Allegan County News, setelah menyaksikannya di triatlon Tri Allegan 2011.

"Itu pasti salah satu hal yang menarik dari acara tersebut, bagi saya dan juga banyak orang."

Namun, Van Beek menolak semua pujian yang dilontarkan terhadapnya. Dia mengatakan bahwa justru putrinya yang menginspirasi banyak orang.

"Saya pikir Madison telah mengubah kehidupan banyak orang dari apa yang saya ketahui; tanpa melakukan apa pun, hanya berada di luar sana. Bukan saya, melainkan dia," ujar Van Beek kepada Fox News. "Kami membuat tim yang bagus."
Kisah nyata yang sangat inspiratif untuk membangun sebuah keluarga yang bahagia.




Source:olahraga.kompas

Jangan Remehkan Pemulung

Pemulung ini Memungut dan Membesarkan 30 Bayi Demi Cinta~Kesusahan hidup, tinggal di antara tumpukan sampah, tak menghalangi seorang pemulung jadi penyelamat kehidupan 30 bayi yang terbuang.

Lou Xiaoying, usianya kini sudah renta, 88 tahun. Pada foto di bawah, terlihat betapa lemahnya kondisi Lou yang terbaring sakit karena gagal ginjal. Toh, ia adalah wanita juru selamat bagi bayi-bayi yang dibuang orang tua tak bertanggung jawab.
Lou dan suami terakhirnya, Li Zin - yang lebih dulu berpulang 17 tahun lalu pertama kali merawat seorang bayi perempuan pada tahun 1972.

"Bayi mungil itu tergeletak di atas tumpukan sampah. Tak lama lagi bakal mati kalau kami tidak segera menyelamatkannya," kenang Lou.
Selama 40 tahun kemudian Lou dan suaminya telah merawat sekitar 30 bayi terbuang. Suami-istri pemulung ini juga dibantu satu-satunya anak perempuan biologis, Zhang Caiying (kini 49 tahun) yang ikut menjaga 'adik-adiknya'.

Meskipun usia Lou semakin tua, ia tetap memungut bayi-bayi dari sampah dan merawatnya penuh cinta. Saat ini, masih ada Zhang Qilin (7 tahun) yang dibesarkan Lou dengan bantuan puterinya.

"Walau saya sudah tua, saya tidak bisa membiarkan bayi-bayi yang dibuang dan dibiarkan mati di antara sampah oleh orang tuanya. Anak-anak ini membutuhkan kasih sayang dan perhatian. Mereka merupakan harta paling berharga dalam kehidupan manusia. Saya tak mengerti mengapa ada orang tega membuang bayi yang rapuh?" tanya Lou penuh haru.
Lou yang tinggal di propinsi Zhejiang bagian timur sudah dianggap pahlawan lokal oleh penduduk setempat.

Sepertinya, ia bukan saja pahlawan di daerahnya, melainkan juga menjadi teladan bagus bagi kita. 
Untuk menjadi seorang pahlawan, tak perlu puja-puji atau pengukuhan dari lembaga bikinan manusia. Sebaliknya, menjadi pahlawan adalah melakukan kebaikan tanpa pamrih demi kemanusiaan. Karena upah surga dari Sang Kuasa adalah piagam paling mulia bagi seorang pahlawan.


Catatan
Peraturan di Cina yang diperkenalkan sejak tahun 1978 tentang "Kebijakan perencanaan kelahiran" diklaim oleh pemerintah berhasil mencegah 400 juta kelahiran.

Peraturan tersebut juga mengenakan denda bagi penduduk yang melanggar, sekaligus memberi piagam penghargaan dan upah tambahan bagi yang menaati peraturan. Upah bagi penduduk diberikan hingga anak mencapai usia 14 tahun.

Peraturan ini secara tak langsung membatasi kelahiran bayi perempuan. Karena pasangan suami-istri diijinkan memiliki anak kedua bila anak sulung yang lahir ternyata perempuan. Kenyataan ini yang mungkin jadi penyebab banyaknya bayi-bayi perempuan dibuang. Dailymail melansir sekitar ribuan bayi perempuan ditelantarkan hingga mati sejak peraturan tersebut berlaku.

Tindakan ini tentu merupakan pelanggaran hak asasi manusia. Anehnya, dalam suatu survei di tahun 2008, melaporkan 76% masyarakat mendukung peraturan ini.

Masalah populasi menjadi masalah serius di Cina dan banyak negara lainnya. Namun, kebijakan pemerintah yang menghargai hak asasi seharusnya tidak dikesampingkan begitu saja, bukan?








Source:apakabardunia

Segelas Susu,2 Nyawa

Segelas Susu Menyelamatkan 2 Nyawa Manusia~Pernah dengar nama Howard Kelly? Ia adalah ginekolog terkemuka di dunia (1858 - 1943). Sepanjang karirnya, ia menjadi pelopor metoda operasi dan penemu cystoscope - alat endoskopi yang digunakan pada pasien. Singkatnya, Howard Kelly adalah dokter yang sangat berjasa dalam pengembangan ilmu kedokteran.

Dibalik segala keberhasilannya, ada sebuah kisah masa kecil sang dokter yang sangat menggugah hati.
 123rf.com
Suatu hari di akhir abad 19, seorang anak miskin yang berjualan dari rumah ke rumah untuk membiayai sekolahnya merasa sangat lapar. Ia ingin makan, tapi uangnya hanya 1 sen.

Akhirnya ia memutuskan untuk minta makan di rumah berikutnya. Ketika sampai di sebuah rumah, seorang gadis membuka pintu dan menyambut kedatangannya. Ia menjadi gugup karena kebaikan dan kecantikannya. Niat meminta makan diurungkan, akhirnya bocah miskin ini hanya meminta segelas air.

Sang gadis memperhatikan wajah sang bocah yang lemah sebagai tanda sangat kelaparan. Ia pun lalu masuk ke dalam rumah dan kembali membawakan segelas susu besar. Bocah miskin kelaparan itu pun meminumnya perlahan-lahan hingga ia menjadi kenyang dan kuat lagi.

“Berapa harus kubayar segelas susu ini?” kata anak itu.

“Kau tidak harus membayar apa-apa,” jawab si gadis. “Ibu melarangku menerima pembayaran atas kebaikan yang kulakukan.”

“Bila demikian, ku ucapkan terima kasih banyak dari lubuk hatiku.”

Bocah miskin itu pun pergi. Dalam hatinya sungguh berterima kasih atas kemurahan Tuhan lewat sang gadis, sehingga kepercayaannya kepada Tuhan dan sesama manusia bertumbuh semakin kuat. Ternyata masih ada orang-orang baik dan tulus...

Bertahun-tahun berlalu.
Seorang dokter muda mendapat undangan dari sesama rekan terkait penyakit langka seorang pasien. Ia terpilih dalam tim dokter ahli yang menangani masalah ini.

Ketika mendengar nama dan kota asal si pasien, terlihat pancaran aneh di mata sang dokter.

Ia segera bangkit lalu berjalan di lorong rumah sakit dengan berpakaian dokter untuk menemui si pasien.

Benar dugaannya. Dokter muda ini segera mengenali wanita yang sedang sakit itu. Ia lalu kembali ke ruang konsultasi dengan tekad untuk menyelamatkan nyawanya.

 hopkinsmedicine.org
Sejak hari itu sang dokter memberikan perhatian khusus pada kasus si pasien. Setelah dirawat cukup lama, akhirnya si pasien bisa disembuhkan.

Merasa pasiennya sudah sembuh total, sang dokter meminta kepada bagian keuangan agar tagihan rumah sakit diajukan kepadanya dahulu untuk disetujui sebelum diserahkan kepada si pasien.

Nota tagihan pun kemudian dikirimkan ke kantor sang dokter. Ia mengamati sejenak lalu menuliskan sesuatu di pinggirnya. Tagihan itu kemudian dikirimkan ke kamar pasien.

Si pasien takut membuka amplop nota tagihan karena yakin bahwa untuk dapat melunasinya ia harus menghabiskan sisa umurnya.

Akhirnya, tagihan itu dibuka dan pandangannya segera tertuju pada tulisan di pinggir tagihan itu :

Telah dibayar lunas dengan segelas susu
Tertanda
Dr. Howard Kelly


Berkat segelas susu, dua nyawa manusia telah diselamatkan, yakni bocah miskin yang menjelma menjadi dokter hebat, dan gadis kecil yang menjadi pasiennya. Demikianlah, kebaikan sekecil apa pun tetap berguna, karena setiap kita menabur kebaikan maka akan menuai kebaikan pula.
 
 
 
 

Ibu ini Menggendong Anaknya yang Cacat Tiap Hari ke Sekolah

Ibu ini Menggendong Anaknya yang Cacat Tiap Hari ke Sekolah~Betapa besarnya kasih dan pengorbanan seorang ibu...

Muslikah setiap hari harus menggendong anaknya Diky Syaputra berjalan kaki dan bersandal jepit ke sekolah. Jarak rumah di Desa Tanjung Aur, Kecamatan Maje, Kabupaten Kaur, Jambi ke sekolah sekitar 3-4 kilometer.
 
 Muslikah dan Dicky yang digendong tiap hari / langitperempuan.com
Diky Syaputra yang kini berumur 9 tahun itu menderita kelumpuhan sejak lahir. Namun semangatnya belajar tinggi. Karena itulah, sang bunda Muslikah selalu bersemangat menggendong Diky anak kesayangannya belajar di SDN 13 Maje.

Ketika tiba di sekolah, Diky belajar. Sementara bunda Muslikah menunggu di luar hingga Diky selesai sekolah dan kembali ke rumah. Perjuangan perempuan paruh baya ini tak pernah sia-sia karena Diky tergolong anak yang cerdas.

Kepala sekolah SDN 13 Maje, Sumaryana mengatakan Diky termasuk salah satu murid yang cerdas dan mempunyai semangat belajar tinggi. Keinginan Diky belajar di sekolah, bukan karena suruhan orangtuanya tapi karena keinginannya sendiri. Sejak Diky meminta bersekolah, sang ayah Wagiman yang petani itu meminta istrinya Muslikah berkonsentrasi pada pendidikan anak kesayangannya itu.

Berkat semangatnya yang tak pernah padam itu, pemerintah Kabupaten Kaur, menobatkan Muslikah sebagai Srikandi Pendidikan. Penobatan dilakukan saat memperingati hari jadi Kabupaten Kaur ke-9 di desa tertinggal Bukit Indah, Kecamatan Nasal.

“Saya melihat sendiri tahun lalu saat berkampanye untuk menjadi calon bupati Kaur, keuletan ibu rumahtangga seorang petani kurang berhasil itu menjadi tonggak sejarah pendidik,” kata Bupati Kaur, Hermen Malik.

Pada penobatan Srikandi Pendidikan itu, Muslikah mendapat beberapa bantuan dari pemerintah daerah. Bantuan tersebut antara lain sebuah generator listrik, laptop, meja belajar dan perangkat sekolah.

Bunda Muslikah bersyukur anaknya senang sekolah dan tidak hanya sekadar diam di rumah meratapi kecacatan fisiknya. Entah sampai kapan sang ibu mampu mengantar-jemput Diky sekolah. Namun yang pasti, pasangan suami istri Wagiman dan Muslikah sangat ingin Diky Syaputra bisa meraih cita-citanya sekolah hingga ke tingkat universitas mendalami bidang elektronik yang menjadi kegemaran Diky.



Source:apakabardunia

Kisah Kejujuran Polisi Hoegeng

Polisi Hoegeng
Kisah kejujuranPolisi Hoegeng yang harus di teladani para pejabat negeri ini.

Di Indonesia ini hanya ada tiga polisi jujur, yakni polisi tidur, patung polisi, dan Hoegeng. Begitulah setidaknya menurut Abdurahman Wahid alias Gus Dur. Anekdot mantan presiden RI ini sekaligus sindiran karena cuma Hoegeng satu-satunya polisi jujur. Tapi, sebenarnya tahukah Anda, siapa Hoegeng?
Hoegeng yang bernama lengkap Hoegeng Iman Santoso adalah Kapolri di tahun 1968-1971. Ia juga pernah menjadi Kepala Imigrasi (1960), dan juga pernah menjabat sebagai menteri di jajaran kabinet era Soekarno. Kedisiplinan dan kejujuran selalu menjadi simbol Hoegeng dalam menjalankan tugasnya di manapun.
Misalnya, ia pernah menolak hadiah rumah dan berbagai isinya saat menjalankan tugas sebagai Kepala Direktorat Reskrim Polda Sumatera Utara tahun 1956. Ketika itu, Hoegeng dan keluarganya lebih memilih tinggal di hotel dan hanya mau pindah ke rumah dinas, jika isinya hanya benar-benar barang inventaris kantor saja. Semua barang-barang luks pemberian itu akhirnya ditaruh Hoegeng dan anak buahnya di pinggir jalan saja. “ Kami tak tahu dari siapa barang-barang itu, karena kami baru datang dan belum mengenal siapapun,” kata Merry Roeslani, istri Hoegeng.
Polisi Kelahiran Pekalongan tahun 1921 ini, sangat gigih dalam menjalankan tugas. Ia bahkan kadang menyamar dalam beberapa penyelidikan. Kasus-kasus besar yang pernah ia tangani antara lain, kasus pemerkosaan Sum tukang jamu gendong atau dikenal dengan kasus Sum Kuning, yang melibatkan anak pejabat. Ia juga pernah membongkar kasus penyelundupan mobil yang dilakukan Robby Tjahjadi, yang notabene dekat dengan keluarga Cendana.
Kasus inilah yang kemudian santer diduga sebagai penyebab pencopotan Hoegeng oleh Soeharto. Hoegeng dipensiunkan oleh Presiden Soeharto pada usia 49 tahun, di saat ia sedang melakukan pembersihan di jajaran kepolisian. Kabar pencopotan itu diterima Hoegeng secara mendadak. Kemudian Hoegeng ditawarkan Soeharto untuk menjadi duta besar di sebuah Negara di Eropa, namun ia menolak. Alasannya karena ia seorang polisi dan bukan politisi.
“Begitu dipensiunkan, Bapak kemudian mengabarkan pada ibunya. Dan ibunya hanya berpesan, selesaikan tugas dengan kejujuran. Karena kita masih bisa makan nasi dengan garam,” ujar Roelani. “Dan kata-kata itulah yang menguatkan saya,” tambahnya.
Hoegeng memang seorang yang sederhana, ia mengajarkan pada istri dan anak-anaknya arti disiplin dan kejujuran. Semua keluarga dilarang untuk menggunakan berbagai fasilitas sebagai anak seorang Kapolri. “Bahkan anak-anak tak berani untuk meminta sebuah sepeda pun,” kata Merry.
Aditya, Reni, dan Ayu, putra Hoegeng yang hadir di studio, menceritakan pengalaman berharga mereka ketika menjadi seorang anak pejabat. Misalnya, Adytia bercerita, ketika sebuah perusahaan motor merek Lambretta mengirimkan dua buah motor, sang ayah segera meminta ajudannya untuk mengembalikan barang pemberian itu. “Padahal saya yang waktu itu masih muda sangat menginginkannya,” kenang Didit.
Reni memiliki cerita lain, yakni sering sekali terlambat sekolah karena jika terjadi kemacetan di pagi hari, sang ayah sering turun ke jalan mengatur lalu lintas terlebih dahulu. Masih banyak kisah-kisah yang sarat makna di ceritakan oleh istri, putra putri Hoegeng, serta sejumlah temannya di tayangan ini. Kisah ketegasan dan kesederhanaan Hoegeng sebagai seorang pengabdi masyarakat.
Saking jujurnya, Hoegeng baru memiliki rumah saat memasuki masa pensiun. Atas kebaikan Kapolri penggantinya, rumah dinas di kawasan Menteng Jakarta pusat pun menjadi milik keluarga Hoegeng. Tentu saja, mereka mengisi rumah itu, setelah seluruh perabot inventaris kantor ia kembalikan semuanya.
Memasuki masa pensiun Hoegeng menghabiskan waktu dengan menekuni hobinya sejak remaja, yakni bermain musik Hawaiian dan melukis. Lukisan itu lah yang kemudian menjadi sumber Hoegeng untuk membiayai keluarga. Karena harus anda ketahui, pensiunan Hoegeng hingga tahun 2001 hanya sebesar Rp.10.000 saja, itu pun hanya diterima sebesar Rp.7500!
Kepada Kick Andy, Aditya menunjukkan sebuah SK tentang perubahan gaji ayahnya pada tahun 2001, yang menyatakan perubahan gaji pensiunan seorang Jendral Hoegeng dari Rp. 10.000 menjadi Rp.1.170.000. Setelah memasuki masa pensiun, Hoegeng sempat mengisi acara di Radio Elshinta, namun tak lama acaranya ditutup karena dianggap terlalu pedas.
Hoegeng kemudian membesarkan kembali musik Hawaiian yang terkenal dengan nama “Hawaiian Senior” dan mengisi acara di TVRI selama 10 tahun. Acara itupun kemudian “dibredel” oleh pemerintah dengan alasan tidak mencerminkan budaya nasional Indonesia. Hoegeng yang kemudian bergabung dengan kelompok petisi 50, tampaknya memang memiliki banyak ganjalan dalam berkiprah di negeri ini.
Musik Hawaiin memiliki makna tersendiri untuk Merry sang istri. Karena mereka sering bermain musik hawaiin bersama-sama. Hoegeng sendiri pernah ke Pulau Hawaii dalam rangka tugas, tapi sang istri yang sangat-sangat ingin pergi ke pulau itu tak pernah diajaknya. “Kami sudah sepakati bahwa saat Bapak tugas, saya sebagai istri tak perlu ikut,” ujar Merry yang mengaku memiliki sahabat di Pulau milik Amerika itu.
Merry memang sosok istri yang tulus. Bahkan mantan ketua YLKI yang juga peneliti bidang kepolisian, Zumrotin yang hadir di studio, memuji ketulusan sosok Merry yang berbeda dengan kebanyakan istri pejabat, terutama di masa kini.
 
 
 
 

Seekor Anjing "Dekap" Bayi Telantar di Kolong Jembatan

Seekor Anjing "Dekap" Bayi Telantar di Kolong Jembatan ~Seekor anjing menjadi pahlawan di Ghana setelah semalaman menjaga bayi laki-laki berumur dua minggu yang dibuang orangtuanya.
Seekor Anjing Dekap Bayi Telantar di Kolong Jembatan
Menurut pihak berwenang, anjing dan bayi itu ditemukan di kolong jembatan di Kota Winkogo, tak jauh dari pertanian tempatnya tinggal. Saat ditemukan anjing itu seperti memeluk si bayi, seolah melindunginya.
Yang dicari sebenarnya adalah si anjing, bukan bayi itu. Majikannya cemas karena anjing itu tidak juga pulang sampai malam.
Sejumlah orang kemudian melacaknya di ladang dan hutan di sekitar tanah pertanian itu. Sampai akhirnya anjing itu ditemukan di kolong jembatan. Orang-orang itu kaget melihat anjing itu bergelung melindungi bayi yang masih merah itu, Ghana News Agency melaporkan.
Bayi itu sendiri dalam kondisi sehat, meskipun mengalami sedikit infeksi karena tali pusarnya belum dipotong. Oleh pihak berwenang, si bayi langsung diberi vaksin dan kini dalam perawatan direktorat kesehatan setempat.
 
Direktur Kesehatan Distrik Talensi-Nabdam Rosemary Azure menduga orangtua bayi itu adalah para remaja. Polisi kini menyelidiki kasus tersebut.

Bangga, Anak Indonesia Jadi Bagian Pengembangan Windows 8

detail berita
Herman Widjaja (Foto: Istimewa)
Herman Widjaja, 33, adalah satu dari 75 anak bangsa yang punya andil besar dalam pengembangan teknologi dunia, khususnya Microsoft Windows.

Herman yang merupakan lulusan Monash University, Australia, tahun 2004 lalu, memilih mengembangkan karirnya di negeri orang. Tujuh tahun ia mengabdi untuk menelurkan karya-karyanya di perusahaan Bill Gates, Amerika Serikat.

Bahkan disela-sela kesibukkannya, menyempatkan pulang kampung ke Indonesia untuk berbagi cerita dengan anak muda Indonesia mengenai perkembangan teknologi dunia. Perhatiannya terhadap perkembangan teknologi di Tanah Air tidak pernah lepas, bahkan begitu besar.

Harapannya melambung seraya berharap agar anak-anak muda Indonesia kelak bisa mengembangkan ilmu pengetahun berbasis teknologi di Indonesia. Dalam kesempatan bincang-bincang dengan sejumlah wartawan di Jakarta, Rabu (23/5/2012), Herman tak segan menyampaikan sumbang saran menyikapi kurang greget-nya anak Indonesia terhadap perkembangan teknologi.

Bukan tidak mampu, kata Herman, tetapi anak Indonesia kurang percaya diri dan ragu dalam mengembangkan kemampuannya di bidang teknologi. Padahal, saat ini tidak sedikit anak muda Indonesia yang memiliki potensi dalam bidang IT.

“Kendalanya kurang percaya diri. Padahal dari beberapa acara yang dilakukan Microsoft, anak Indonesia selalu unggul, baik dari segi kemampuan, ide maupun teknik,” kata Herman.  

“Kadang kita melihat dari bentuk fisik ‘wah itu orang bule mereka pasti labih hebat dari saya’. Kenyataannya belum tentu. Orang Indonesia, kadang suka membatasi diri sendiri. Padahal banyak karya anak Indonesia yang membuat
saya kagum,” sambung pria dengan dua anak itu.

Diakui Herman, pertama kali terjun ke dunia kerja di bidang teknologi, ia pernah merasa minder dengan orang asing yang katanya memiliki kemampuan di atas rata-rata. Apalagi, saat itu orang Asia jarang sekali. 

Seiring berjalannya waktu, suatu waktu salah satu bosnya di Microsoft pernah berkata, ‘kenapa harus minder, padahal sebenarnya kamu lebih bagus’. Semenjak itu, ia sadar untuk tidak membatasi diri untuk maju.

Bahkan sebenarnya, pria kelahiran Tebet, Jakarta Selatan, ini bukanlah anak rajin. Belajar hanya sesekali itupun menjelang ujian saja. Tetapi, hal yang membuat ia sukses adalah karena hobinya yang suka berdiam diri di perpustakaan untuk membaca makalah. “Sebenarnya, saya ini malas sekali kuliah, malahan sering bolos. Saya sering berada di perpustakaan untuk membaca,” ujar Herman tertawa.

Hasilnya, anak kelahiran Tebet, Jakarta Selatan itu mengaku senang bisa menikmati hasil karyanya selama bekerja di Microsoft. Apalagi, ketika software yang dibuatnya banyak digunakan orang di seluruh dunia.

Sebagai anak Indonesia, tentu ini kebanggaan. Baginya, kue industri teknologi sangat besar, jika orang itu mau bergandengan untuk bersama-sama mengembangkan pasti bisa menghasilkan sesuatu yang lebih.

“Apalagi, Indonesia sebagai negara pengguna internet terbesar, harusnya bisa dimanfaatkan dengan baik dan dapat meningkatkan produktivitas,” tutup Herman mengakhiri pembicaraan.



Sumber:okezone.com


Hebat Anak Ini !!!!

Untuk menjadi pejuang dan pahlawan memang tak mengenal usia. Pengalaman seorang anak kecil dari Pakistan ini merupakan inspirasi nan mengharukan bagi setiap orang.

Namanya Iqbal Masih (1982 - 16 April 1995), dilahirkan di Muridke, desa terpencil di luar wilayah Lahore. Sejak kecil sudah ditinggal ayahnya, sementara sang ibu, Inayat, bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Foto: worldschildrensprize.org
Kesulitan ekonomi memaksa ibunya terbelit hutang sebesar 600 Rupe (setara Rp. 102.000,-.) dan harus mengirim Iqbal -- saat itu baru berusia 4 tahun!-- menjadi budak di tempat sang lintah darat, Hussain Khan.

Penderitaan Iqbal berawal di sini. Dia dipekerjakan di pabrik karpet dan hanya diberi sedikit makanan tiap hari. Di pabrik karpet ini, Iqbal dan anak-anak lainnya selalu dimarahi oleh Nyonya pemilik pabrik, bahkan sering mengancam sehingga tiap hari selalu jadi 'mimpi buruk' bagi Iqbal dan kawan-kawannya. Padahal setiap hari mereka bekerja selama 12 jam penuh.
Iqbal pernah mencoba melarikan diri dari perbudakan  dan terpaksa tinggal di sebuah makam selama 3 hari. Makam ini merupakan sumur tua, terkubur di bawah halaman, ditutup oleh kisi di kaki tangga, lembab dan licin. Tak ada cahaya di bawahnya.
Namun upaya pertama ini gagal, Hussain Khan berhasil menemukan Iqbal. Ia dan beberapa teman yang ikut dalam usaha pelarian kemudian dirantai ke alat tenun sehingga tidak bisa kabur lagi.
Foto: ahmadsulaeman.files


Pada usia 10 tahun, Iqbal berhasil melarikan diri dari perbudakan ini. Iqbal pun segera mencari pertolongan dan akhirnya bergabung dengan Front Pembebasan Buruh Pakistan (BLFF)
Melalui gerakan inilah Iqbal akhirnya dapat membebaskan sebanyak lebih dari 3.000 anak yang bernasib sama dengan dirinya. Ia bahkan dengan berani berpidato tentang budak anak yang terjadi di seluruh dunia. Cerita Iqbal kemudian menjadi sebuah buku.
Sebagai seseorang yang bergabung dengan BLLF, ia berbicara dengan anak-anak tentang hak mereka berdasarkan undang-undang yang melarang tenaga kerja berikat. Sebagai juru bicara internasional untuk BLLF, ia pergi ke Amerika Serikat dan Eropa menyerukan untuk mengakhiri perbudakan pada anak.
Ironisnya, pada hari Minggu 16 April 1995, tepat diusianya yang ke-12, Iqbal ditemukan tewas mengenaskan dengan luka tembakan dari bagian belakang dengan senjata laras panjang ukuran dua belas ketika sedang bersepeda dengan temannya.
Kuat dugaan, ia dibunuh oleh ‘mafia karpet’ yang menjadi musuhnya selama ini. Karena, berkat perjuangannya, seruan untuk memboikot produk karpet Pakistan di dunia sangat berpengaruh.
Monumen peringatan Iqbal Masih/Google

Bahkan pada tahun 1992, ekspor karpet keluar Pakistan anjlok untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade. Begitupun pada tahun-tahun sesudahnya.

Sebagai penghargaan atas kepahlawanan Iqbal, pada Januari 2009, Kongres Amerika Serikat membuat Iqbal Masih Award, sebuah penghargaan tiap tahun bagi pejuang perbudakan anak.

Iqbal juga dianugerahi Penghargaan Hak Asasi Manusia Reebok pada tahun 1994.













Sumber:apakabardunia.com

Buta Bukan Halangan

12 tahun lalu harapan Pete Golsby runtuh bagaikan tersambar puluhan kilat. Gangguan pada sistem kekebalan tubuhnya menyisakan 20 persen daya penglihatan saja. Ia pun akhirnya divonis buta oleh dokter akibat gangguan pada sistem kekebalan tubuhnya.

 
Dalam keterbatasan fisik, pria berumur 68 tahun ini berupaya menata kembali hidupnya. Ada satu mimpi yang ia ingin wujudkan sejak muda, yaitu merakit sebuah mobil.

Sebelum menjadi buta, Golsby telah menjadi montir sepeda motor selama 30 tahun. Sekarang karena kebutaannya, ia jadi punya waktu senggang lebih banyak. Ia pun mulai membangun mimpinya.

Sang istri, Hazel (66) ikut membantu obsesi Golsby terlaksana. Mereka merangkai bagian demi bagian. Mesin motor tua dijadikan mesin mobil, dan beberapa bagian lain didapat dari sumbangan teman.
Hasilnya, secara ajaib ia pun berhasil merangkai bagian demi bagian hingga akhirnya menjadi sebuah mobil sport Pembleton Brooklands.

"Saya sangat bangga karena berhasil membuatnya. Bagi saya, ini merupakan bukti kalau saya masih mampu. Ini adalah mobil dengan dua penumpang, jadi Hazel akan mengendarainya untuk saya saat musim panas," ujarnya.

Selain itu, bisa saja mobil ini diberikan pada anak perempuan mereka, Sam (32) bila kembali dari Australia. Setidaknya, pembuktian Golsby ini tidak menghentikannya untuk kembali 'bermain' dengan dunia otomotif. Kabarnya, proyek selanjutnya adalah membetulkan motor Triumph miliknya.

 
Sumber: 

Satu Kalimat yang Sering Disalahgunakan Namun Kedahsyatannya Sanggup Menjebol Tembok Ya'juj & Ma'juj

Di antara bangsa-bangsa manusia, tidak ada bangsa yang sekuat ya'juj ma'juj, sekejam ya'juj ma'juj, dan sebanyak ya'juj ma'juj. Namun tidak disangka, bahwa kelak yang membebaskan mereka dari tembok kokoh Dzulqarnain adalah kalimat 'Insya Allah'.


Ilustrasi

Nabi Muhammad SAW pernah ditanya oleh An-Nadhar bin Al-Harits dan 'Uqbah bin Ani Mu'ith sebagai utusan kaum kafir Quraisy. Pertanyaan yang diajukan oleh kedua orang ini adalah bagaimana kisah Ashabul Kahfi?, Bagaimana kisah Dzulqarnain?, dan Apa yang dimaksud dengan Ruh?.

Rasulullah SAW bersabda kepada dua orang itu, "Besok akan saya ceritakan dan saya jawab." Akan tetapi Rasulullah SAW lupa mengucapkan "Insya Allah". Akibatnya wahyu yang datang setiap kali beliau menghadapi masalah pasti terputus selama 15 hari.

Sedangkan orang Quraisy setiap hari selalu menagih janji kepada Rasulullah saw dan berkata "Mana ceritanya? besok..besok..besok.." Ketika itu Rasulullah saw sangat bersedih. Akhirnya Allah menurunkan wahyu surat Al-Kahfi yang berisi jawaban kedua pertanyaan pertama, pertanyaan ketiga berada dalam surat Al-Israa ayat 85.

Allah berfirman pada akhir surat Al-Kahfii :
"Janganlah kamu sekali-kali mengatakan, 'Sesungguhnya saya akan melakukan hal ini besok,' kecuali dengan mengatakan Insya Allah." (QS Al-Kahfi :23-24)

Sebuah kalimat yang sering kita salah artikan tetapi orang yang paling mulia disisiNya, yang telah diampuni dosanya baik yang telah lalu dan yang akan datang pun ditegur oleh Allah SWT karena lupa mengucapkan "Insyaa Allah". Ada rahasia besar apa dibalik kalimat Insya Allah?

Perhatikan petikan ayat diatas, di ayat tersebut Allah memerintahkan manusia ketika semua rencana sudah matang dan pasti janganlah mengatakan “Sesungguhnya aku akan mengerjakan besok” tetapi harus diikuti dengan ucapan Insya Allah.

Sebab ucapan “Sesungguhnya aku akan mengerjakan besok” adalah sebuah 'ucapan kepastian', keyakinan diri jika hal itu benar-benar akan dilakukannya, bukan keraguan-keraguannya.

Benar, Insya Allah adalah penegas ucapan kepastian dan keyakinan. Bukan keragu-raguan. Dari situlah tubuh kita mengeluarkan semacam kekuatan dan kepasrahan total yang tidak kita sadari sebagai syarat utama tercapainya sebuah keberhasilan.

Manusia hanya berencana dan berikhtiar, Allah yang menentukan hasilnya. Manusia terlalu lemah untuk mengucapkan ‘pasti’, karena Allah sebagai sang pemilik tubuh ini dapat berkehendak lain.

Ingat baik baik! Jika kalian tidak yakin atau tidak dapat memastikan sebuah rencana, maka jangan pernah mengatakan Insya Allah, cukup katakan saja “Maaf, saya tidak bisa” atau “Maaf, saya tidak dapat menghadiri …”

Tetapi bila kalian yakin bisa melakukan rencana itu, maka katakanlah “Insya Allah”, niscaya kalian akan melihat sebuah ketentuan Allah sesuai dengan apa yang telah dijanjikan oleh-Nya.

"Mereka (Ya'juj & Ma'juj) berusaha untuk keluar dengan berbagai cara, hingga sampai saat matahari akan terbenam mereka telah dapat membuat sebuah lobang kecil untuk keluar. Lalu pemimpinnya berkata,'Besok kita lanjutkan kembali pekerjaan kita dan besok kita pasti bisa keluar dari sini."

"Namun keesokkan harinya lubang kecil itu sudah tertutup kembali seperti sedia kala atas kehendak Allah. Mereka pun bingung tetapi mereka bekerja kembali untuk membuat lubang untuk keluar. Demikian kejadian tersebuat terjadi berulang-ulang."
"Hingga kelak menjelang Kiamat, di akhir sore setelah membuat lubang kecil pemimpin mereka tanpa sengaja berkata, “Insya Allah, Besok kita lanjutkan kembali pekerjaan kita dan besok kita bisa keluar dari sini."

"Maka keesokan paginya lubang kecil itu ternyata masih tetap ada, kemudian terbukalah dinding tersebut sekaligus kegaibannya dari penglihatan masyarakat luar sebelumnya."
"Dan Kaum Ya’juj dan Ma’juj yang selama ribuan tahun terkurung telah berkembang pesat jumlahnya akan turun bagaikan air bah memuaskan nafsu makan dan minumnya di segala tempat yang dapat mereka jangkau di bumi."

Jika kaum perusak sekelas ya'juj dan ma'juj saja bisa berhasil meskipun tanpa sengaja mengucapkan Insya Allah, bagaimanakah halnya dengan kita. Apalagi jika disertai dengan kesadaran dan penuh kepastian mengucapkannya. Yakinlah, janji Allah SWT selalu benar, Dia-lah sebaik baik penepat janji.

Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Ibnu Harmalah dari bibinya berkata: Rasulullah SAW bersabda: "Kamu mengatakan tidak ada permusuhan, padahal sesungguhnya kamu senantiasa memerangi musuh, sehingga datanglah Ya'juj dan Ma'juj; yang lebar jidatnya, sipit matanya, menyala (merah) rambutnya, mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi, wajahnya seperti martil."


Ini adalah gambar bangsa Troll dalam cerita-cerita fiksi karangan orang Barat. Mungkinkah orang Barat sudah bisa membayangkan Ya'juj Ma'juj. Waallahu 'alam. Yang jelas mereka pasti lebih menakutkan dari gambar ini.
Sumber :
situslakalaka.blogspot.com

Membalas Kebencian Dengan Kebaikan

Abraham Lincoln, Presiden Amerika ke-16 punya hubungan yang unik dengan Edwin Stanton, Menteri Pertahanan (Secretary of War). Kisahnya bermula beberapa tahun sebelum dua orang ini menduduki peranan penting dalam pemerintahan.
Saat Abe – panggilan Abraham Lincoln - menjadi pengacara lokal di Illinois, ia sempat menangani kasus Hanny Manny (hak paten) di tahun 1855. Namun, ketika kasus ini terdengar sampai Cincinnati, Edwin Stanton yang menjadi penasehat hukum di tempat tersebut mendepak Abe. 
Kebencian Stanton tampaknya berlanjut saat Abe diangkat menjadi presiden lima tahun kemudian. Stanton berdiri di pihak oposisi yang kerap menentang kebijakan Abe.
Sebagai seorang presiden, seharusnya mudah saja bagi Abe membuat rekayasa untuk menyingkirkan Stanton. Tapi, apa yang dilakukan Abe? Presiden ini justru mengangkat Stanton menjadi Menteri Pertahanan (Secretary of War).
“Anda tidak sedang bergurau kan, Pak? Stanton itu saingan politik Anda dan selalu berusaha menjatuhkan Anda dalam setiap kesempatan,” sergah asisten pribadi sang Presiden.
Dengan yakin Abe justru menjawab, “Saya memilih orang bukan berdasarkan suka atau tidak. Tetapi karena kemampuan yang ia miliki. Stanton adalah orang yang paling tepat untuk posisi ini. Lagipula, dengan menjadikannya kawan, bukankah justru di situ kita telah mengalahkan musuh.”
Keputusan Abe ternyata benar. Setelah beberapa waktu berlalu, Stanton akhirnya menjadi sahabat dekat sekaligus menteri yang amat setia.
Betapa Abraham Lincoln memberi teladan untuk “mengasihi musuhmu, dan berbuat baik kepada orang yang membencimu.”

"No Arms, No Legs, No Worries"

4 Desember 1982, di sebuah rumah sakit Kota Melbourne terdengar tangisan bayi memecah keheningan kamar bersalin. Kehadirannya membuncahkan harapan bagi sang ayah (pemuka agama dan programmer komputer) dan ibu (perawat) karena anak pertama mereka akhirnya lahir.

Namun, betapa kagetnya pasangan imigran Serbia tersebut ketika melihat putranya lahir tanpa dua lengan dan dua kaki yang normal. Menurut dokter yang menanganginya, sang bayi - kemudian diberi nama Nicholas James Vujicic- terkena penyakit Tetra-amelia yang sangat langka.
 
Sejak itu, hari-hari yang penuh perjuangan dialami keluarga ini. Tak jarang, ayah dan ibu Nick menyalahkan diri mereka, selalu bertanya apa dosa mereka terhadap Tuhan sehingga putranya lahir cacat.

Di sisi lain, dengan kesabaran sang ayah  membimbingnya untuk berdiri, menyeimbangkan tubuh, dan berenang sejak Nick berusia 18 bulan (Nick memiliki sebuah telapak kaki kecil di dekat pinggul kirinya).

Mereka pun mengajari Nick untuk bisa hidup mandiri, caranya dengan menyekolahkannya ke sekolah umum seperti anak-anak normal lainnya. 

Di usia 8 tahun, tekanan dari ejekan dan bullying di sekolah hampir membuat Nick bunuh diri. Namun, kasih dan dukungan orangtuanya, serta hiburan dari para sahabatnya, mampu membuat Nick mengenyahkan pikiran tersebut. Ia menjadi lebih bijaksana dan berani dalam menjalani kehidupan.

Pada suatu pagi, saat usia 12 tahun, Nick mendapat pengalaman tak terlupakan. Saat bangun dan membuka matanya, tiba-tiba saja ia menyadari betapa beruntungnya dirinya. Ia sehat, serta punya keluarga dan para sahabat yang menyayanginya. 
 
Setahun kemudian, ketika membaca surat kabar, Nick dan ibunya menemukan sebuah artikel yang sangat menggugah jiwanya. Artikel itu, berkisah tentang seorang pria cacat tubuh yang mampu melakukan hal-hal hebat, termasuk menolong banyak orang.

"Pada saat itulah, saya menyadari bahwa Tuhan memang menciptakan kita untuk berguna bagi orang lain. Saya memutuskan untuk bersyukur, bukannya marah, atas keadaan diri sendiri! Saya juga berharap, suatu saat bisa menjadi seperti pria luar biasa itu-yakni bisa menolong dan menginspirasi banyak orang!" demikian ujar Nick, dalam sebuah wawancara.

Untuk meraih mimpinya, Nick belajar dengan giat. Otak yang encer, membantunya untuk meraih gelar Sarjana Ekonomi bidang Akuntansi dan Perencanaan Keuangan pada usia 21 tahun. Segera setelah itu, ia mengembangkan lembaga non-profit ‘Life Without Limbs' (Hidup Tanpa Anggota-Anggota Tubuh), yang didirikannya, pada usia 17 tahun, untuk membantunya berkarya dalam bidang motivasi.

Kini, Nick Vujicic adalah motivator/pembicara internasional yang gilang-gemilang. Ia sudah berkeliling ke lebih dari 24 negara di empat benua (termasuk Indonesia), untuk memotivasi lebih dari 2 juta orang-khususnya kaum muda. Berkali-kali, ia diwawancarai oleh stasiun televisi dengan jangkauan internasional, seperti ABC (pada 28 Maret 2008). Produknya yang terkenal adalah DVD motivasi "Life's Greater Purpose", "No Arms, No Legs, No Worries", serta film "The Butterfly Circus."
 
 

"Saya telah memberikan berbagai jenis motivasi kepada orang-orang, berdasarkan pengalaman hidup saya," pungkas Nick di akhir wawancara. "Namun, ada satu hal yang selalu saya katakan pada mereka: ‘Terimalah dan cintai diri kamu sendiri.' Jika satu orang saja bisa melakukannya, kemudian merasa lebih bersemangat dalam menjalani hidup serta ingin berguna bagi orang lain, saya merasa bahwa sebagian tugas saya di dunia ini telah terselesaikan."


Sumber: andriewongso.com - travelman1971.hubpages.com

Berkat Penisilin, Fleming Menyelamatkan Churcill

Apa hubungannya Alexander Fleming selaku penemu penicilin dengan Winston Churcill, Tokoh besar Inggris selama Perang Dunia II? Begini ceritanya.

Suatu hari Hugh Fleming, seorang petani Skotlandia yang miskin sedang asyik mencangkul, ketika mendengar rintihan minta tolong tak jauh dari kebunnya. Segera ia berlari ke arah suara tersebut dan mendapati seorang bocah kecil terperosok ke dalam genangan lumpur sampai di pinggangnya. Dengan bantuan tongkat ia berhasil menyelamatkan bocah tersebut.

Pada hari berikutnya datang seorang bangsawan dan rombongannya ke rumah si petani. Sang bangsawan menawarkan hadiah kepada si petani karena telah menyelamatkan nyawa putranya kemarin. Tapi tawaran itu ditolak. Persis ketika itu anak si petani keluar dari kamarnya.

Melihat ada bocah di dalam rumah tersebut, si bangsawan mengajukan tawaran lain, “Kalau begitu berilah saya kesempatan untuk menyekolahkan anak Anda agar mendapat pendidikan yang layak. Kalau bocah ini punya sifat seperti ayahnya, pastilah nantinya ia tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang bisa Anda banggakan.”
Si petani pun setuju.

Beberapa tahun berlalu. Si anak petani tersebut berhasil lulus dari St. Mary’s Hospital Medical School, London.

 
Nama anak petani ini : Alexander Fleming, yang tak lain adalah penemu penisilin. yaitu sejenis antibiotik yang dihasilkan oleh jamur Penicillium notatum. Zat temuannya ini dapat digunakan untuk membunuh banyak jenis bakteri yang berbahaya bagi tubuh manusia.

Setahun kemudian, putra si bangsawan sakit keras terkena pneumonia. Untunglah nyawanya tertolong berkat penisilin. Siapakah bangsawan tersebut? Tak lain, Lord Randolph Churchill dan putranya, siapa lagi kalau bukan Winston Churchill.

Bayangkan, bila Winston Churcill saat itu tak tertolong oleh Fleming maka tak ada Perdana Menteri Inggris yang berperan besar pada kemenangan Sekutu terhadap Jerman di PD II.

Perbuatan baik memang akan berbuah manis, walau kita tak tahu kapan bisa mendapat manfaat atau imbalan dari perbuatan baik yang kita buat.

Jadi, jangan ragu untuk berbuat baik, ya.


Sumber: intisari online

Thomas Alva Edison


Thomas Alva Edison dilahirkan di Milan, Ohio pada tanggal 11 Februari 1847. Tahun 1954 orang tuanya pindah ke Port Huron, Michigan. Edison pun tumbuh besar di sana. Sewaktu kecil Edison hanya sempat mengikuti sekolah selama 3 bulan. Gurunya memperingatkan Edison kecil bahwa ia tidak bisa belajar di sekolah sehingga akhirnya Ibunya memutuskan untuk mengajar sendiri Edison di rumah. Kebetulan ibunya berprofesi sebagai guru. Hal ini dilakukan karena ketika di sekolah Edison termasuk murid yang sering tertinggal dan ia dianggap sebagai murid yang tidak berbakat.

Meskipun tidak sekolah, Edison kecil menunjukkan sifat ingin tahu yang mendalam dan selalu ingin mencoba. Sebelum mencapai usia sekolah dia sudah membedah hewan-hewan, bukan untuk menyiksa hewan-hewan tersebut, tetapi murni didorong oleh rasa ingin tahunya yang besar. Pada usia sebelas tahun Edison membangun laboratorium kimia sederhana di ruang bawah tanah rumah ayahnya. Setahun kemudian dia berhasil membuat sebuah telegraf yang meskipun bentuknya primitif tetapi bisa berfungsi.

Tentu saja percobaan-percobaan yang dilakukannya membutuhkan biaya yang lumayan besar. Untuk memenuhi kebutuhannya itu, pada usia dua belas tahun Edison bekerja sebagai penjual koran dan permen di atas kereta api yang beroperasi antara kota Port Huron dan Detroit. Agar waktu senggangnya di kereta api tidak terbuang percuma Edison meminta ijin kepada pihak perusahaan kereta api, “Grand Trunk Railway”, untuk membuat laboratorium kecil di salah satu gerbong kereta api. Di sanalah ia melakukan percobaan dan membaca literatur ketika sedang tidak bertugas.

Tahun 1861 terjadi perang saudara antara negara-negara bagian utara dan selatan. Topik ini menjadi perhatian orang-orang. Thomas Alva Edison melihat peluang ini dan membeli sebuah alat cetak tua seharga 12 dolar, kemudian mencetak sendiri korannya yang diberi nama “Weekly Herald”. Koran ini adalah koran pertama yang dicetak di atas kereta api dan lumayan laku terjual. Oplahnya mencapai 400 sehari.

Pada masa ini Edison hampir kehilangan pendengarannya akibat kecelakaan. Tetapi dia tidak menganggapnya sebagai cacat malah menganggapnya sebagai keuntungan karena ia banyak memiliki waktu untuk berpikir daripada untuk mendengarkan pembicaraan kosong.

Tahun 1868 Edison mendapat pekerjaan sebagai operator telegraf di Boston. Seluruh waktu luangnya dihabiskan untuk melakukan percobaan-percobaan tehnik. Tahun ini pula ia menemukan sistem interkom elektrik.

Thomas Alva Edison mendapat hak paten pertamanya untuk alat electric vote recorder tetapi tidak ada yang tertarik membelinya sehingga ia beralih ke penemuan yang bersifat komersial. Penemuan pertamanya yang bersifat komersial adalah pengembangan stock ticker. Edison menjual penemuaannya ke sebuah perusahaan dan mendapat uang sebesar 40000 dollar. Uang ini digunakan oleh Edison untuk membuka perusahaan dan laboratorium di Menlo Park, New Jersey. Di laboratorium inilah ia menelurkan berbagai penemuan yang kemudian mengubah pola hidup sebagian besar orang-orang di dunia.

Tahun 1877 ia menemukan phonograph. Pada tahun ini pula ia menyibukkan diri dengan masalah yang pada waktu itu menjadi perhatian banyak peneliti: lampu pijar. Edison menyadari betapa pentingnya sumber cahaya semacam itu bagi kehidupan umat manusia. Oleh karena itu Edison mencurahkan seluruh tenaga dan waktunya, serta menghabiskan uang sebanyak 40.000 dollar dalam kurun waktu dua tahun untuk percobaan membuat lampu pijar. Persoalannya ialah bagaimana menemukan bahan yg bisa berpijar ketika dialiri arus listrik tetapi tidak terbakar. Total ada sekitar 6000 bahan yang dicobanya. Melalui usaha keras Edison, akhirnya pada tanggal 21 Oktober 1879 lahirlah lampu pijar listrik pertama yang mampu menyala selama 40 jam.

Masih banyak lagi hasil penemuan Edison yang bermanfaat. Secara keseluruhan Edison telah menghasilkan 1.039 hak paten. Penemuannya yang jarang disebutkan antara lain : telegraf cetak, pulpen elektrik, proses penambangan magnetik, torpedo listrik, karet sintetis, baterai alkaline, pengaduk semen, mikrofon, transmiter telepon karbon dan proyektor gambar bergerak.

Thomas Edison juga berjasa dalam bidang perfilman. Ia menggabungkan film fotografi yang telah dikembangkan George Eastman menjadi industri film yang menghasilkan jutaan dolar seperti saat ini. Dia pun membuat Black Maria, suatu studio film bergerak yang dibangun pada jalur berputar.

Melewati tahun 1920-an kesehatannya kian memburuk dan beliau meninggal dunia pada tanggal 18 Oktober 1931 pada usia 84 tahun. (An)


FAKTA UNIK TENTANG THOMAS ALVA EDISON

Di antara berbagai kisah sukses pendiri General Electric itu terselip beberapa fakta menarik. Berikut ini kami sajikan 10 diantaranya.

1. Sulit mendengar, bukan tuli

Edison kerap kali disebut tuli. Padahal ia bukan sama sekali tidak bisa mendengar, namun memiliki kesulitan untuk mendengar secara sempurna. Penyebabnya berbeda menurut beberapa sumber. Ada yang menyebut karena demam ketika ia masih kecil serta beberapa kali infeksi bagian tengah telinga yang tidak diobati. Ada juga yang menyebutkan karena telinganya dipukul kondektur kereta api ketika laboratorium kimianya di gerbong barang terbakar.

2. Surat kabar di atas kereta pertama

Kegemaran Edison bereksperimen di gerbong kereta api membuatnya memiliki laboratorium di dalam gerbong barang meski akhirnya laboratorium itu terbakar. Edison kemudian membangun kembali laboratorium kimia dan percetakan di bagasi mobil. Dari sinilah ia mempublikasikan Grand Trunk Herald yang merupakan surat kabar pertama yang dipublikasikan di atas kereta.

3. Dot dan Dash

Edison memiliki 3 orang anak dari pernikahannya dengan Mary Stilwell. Dua orang anaknya diberi nama panggilan unik, Dot (Marion Estelle Edison) dan Dash (Thomas Alva Edison Junior), yang diduga diambilnya dari lambang yang digunakan dalam sandi Morse yaitu titik “.” dan garis “-”.

4. Melamar Mina dengan kode Morse

Setelah Mary Stilwell meninggal dunia, Edison bertemu Mina Miller yang adalah seorang anak penemu, Lewis Miller. Ia mengajari Mina kode Morse agar mereka dapat berkomunikasi secara rahasia dengan ketukan kode di tangan mereka. Suatu hari Edison bertanya kepada Mina: .- – ..- .-.. -.. -.- – ..- – .- .-. .-. -.- – . yang kemudian dijawab Mina dengan: -.- . … Tak lama kemudian, keduanya pun menikah.

5. Menolak disebut gagal

Edison memprotes sebuah surat kabar yang memuat judul berita utama: “Setelah 9.955 kali gagal menemukan bola lampu pijar, Edison akhirnya berhasil menemukan lampu yang menyala”. Ia meminta judul berita itu diganti. Keesokan harinya, atas permintaan Edison, surat kabar itu mengganti judul berita utamanya menjadi: “Setelah 9.955 kali berhasil menemukan lampu yang gagal menyala, Edison akhirnya berhasil menemukan lampu yang menyala”

6. Paten pertama yang gagal

Pada tahun 1869, di usianya yang ke-22, Edison memperoleh paten pertamanya untuk mesin perekam suara telegrafik yang dirancangnya untuk badan legislatif. Dengan alat itu, setiap anggota badan legislatif cukup menggerakkan satu tombol pada mesin yang akan merekam RUU yang dipilihnya. Sayangnya, alat tersebut ditolak badan legislatif karena cara kerjanya yang lambat.

7. Mesin tato

Pada tahun 1876, Edison mematenkan Stencil-pens, sebuah alat yang kemudian dimodifikasi Samuel O’Reilly untuk menjadi mesin tato pertama. Namun ia tetap dianugerahi penghargaan atas penemuan mesin tato yang pertama.

8. Laboratorium riset industri pertama

Setelah menjual quadruplex telegraf yang dibeli Western Union seharga $10 ribu, Edison menggunakan uang yang diperolehnya untuk membangun sebuah tempat yang sengaja akan dikhususkannya untuk terus menghasilkan serta mengembangkan produk inovasi teknologi. Tempat yang terletak di Menlo Park, New Jersey itu akhirnya berkembang menjadi laboratorium riset industri pertama di dunia.

9. Penyihir Menlo Park

Julukan tersebut didapat Edison setelah berhasil menemukan fonograf pada tahun 1877 sekaligus mengangkat popularitasnya. Pencapaian itu sangat tidak disangka-sangka oleh banyak orang sehingga tampak seperti sihir. Fonograf pertamanya berhasil merekam suara pada kertas timah yang mengelilingi sebuah silinder beralur. Namun kulitas suara yang dihasilkan masih buruk dan hasil rekamannya hanya bisa diputar ulang beberapa kali saja.

10. Listrik untuk semua

Konsep dan implementasi pembangkit tenaga listrik beserta pendistribusiannya ke rumah, kantor, dan pabrik sangat penting dalam perkembangan dunia industrialisasi modern. Edison lah yang pertama kali muncul dengan konsep itu. Pembangkit tenaga listriknya yang pertama dibangun di Manhattan Island, New York pada 1882.


Referensi :

- http://galileo-pmii.tripod.com/artikel/edison.htm
- http://wyranata.blogspot.com/2011/02/10-fakta-unik-thomas-alva-edison.html

Kisah Perjuangan Hidup


Kisah perjuangan 7 anak kecil yang bener-benar telah membuat saya terharu. Bagaimana seorang anak memperjuangkan hak-hak nya untuk tetap bisa diterima dilingkungan masyarakat karena mengidap HIV. Sungguh suatu perjuangan yang layak mendapat apresiasi.
Selamat membaca :)

1.Nkosi Johnson,1989 – 2001
lahir pada tahun 1989 di johanesburg. Ia tidak pernah tahu ayahnya telah Mengidap HIV positif semenjak lahir,dia diadopsi oleh Gail johnson. Nkosi johnson mulai menjadi perhatian publik pada tahun 1997,ketika sebuah sekolah dasar dikota melville johannesburg menolak untuk menerimanya sebagai murid dikarenakan penyakit HIV-positif yang dideritanya . Kejadian tersebut membuat kehebohan ditingkat tertinggi politik afrika selatan, konstitusi melarang deskriminasi atas dasar status medis. Nkosi adalah inti pembicaraan di 13 Konferensi AIDS Internasional, di mana ia mendorong korban AIDS untuk terbuka tentang penyakit dan agar mendapatkan perlakuan yang sama. Ini adalah cuplikan kata sambutan Nkosi:
“kita semua manusia yang sama, Kami memiliki tangan, Kami memiliki kaki, Kami dapat berjalan, kami dapat berbicara, kami memiliki kebutuhan seperti orang lain,jangan takut kepada kami,karena kita semua sama”
Nelson Mandela menyebut Nkosi sebagai “ikon perjuangan untuk hidup”.
Bersama dengan ibu angkatnya, Nkosi mendirikan sebuah tempat perlindungan HIV positif untuk ibu dan anak-anak bernama “Nkosi Haven’s”, di Johannesburg. Pada bulan November 2005, Gail mewakili Nkosi ketika ia menerima Hadiah Perdamaian internasional anak dari tangan Mikhail Gorbachev. Nkosi’s Haven menerima US $ 100.000 hadiah uang dari Yayasan KidsRights serta patung dengan ukiran namanya. kehidupan Nkosi diangkat dalam buku “Kami” karangan Jim Woote.

2.Hector Pieterson (1964 – 16 Juni 1976) menjadi ikon gambar pada tahun 1976 tentang pemberontakan apartheid di Afrika Selatan. Berita dan foto tentang kematian Hector yang sedang digendong oleh temannya, telah diterbitkan di seluruh dunia. Dia dibunuh pada usia 12 tahun ketika polisi menembaki siswa yang berunjuk rasa. Oleh karenanya, tanggal 16 juni dijadikan sebagai hari perlawanan terhadap kekejaman dari pemerintah apartheid. Saat ini, tanggal 16 Juni diketahui sebagai Hari Nasional Pemuda di Afrika Selatan yang menghormati kaum muda dan membawa perhatian terhadap kebutuhan mereka.
16 juni 2002,telah diresmikan sebuah museum Hector Pieterson di dekat tempat dia di Orlando Barat.
gambar diatas menunjukkan saat mereka membawa Hector Pieterson, diiringi oleh Saudara Hector, Antoinette.

3.Iqbal Masih,1982 – 1995
Iqbal Masih adalah seorang anak laki-laki Pakistan umur 4 tahun yang dijual ke industri karpet sebagai budak dengan harga US$12. Dia dipaksa bekerja selama dua belas jam perhari. Karena jam kerja yang lama dan keras, serta kekurangan makanan dan perawatan, Iqbal memiliki tubuh yang sangat kecil. Pada usia dua belas tahun, tubuhnya seperti anak laki-laki yang baru berusia 6 tahun. Pada usia 10 tahun, dia melarikan diri dari perbudakan brutal dan kemudian bergabung dengan Front Pembebasan Buruh bond Pakistan untuk membantu menghentikan pekerja anak di seluruh dunia, Iqbal menolong lebih dari 3.000 anak Pakistan lepas dari perburuhan,escape to freedom.
Dia dibunuh pada hari Minggu Easter 1995. Diduga oleh banyak pihak bahwa ia telah dibunuh oleh anggota “Carpet Mafia” karena ia membawa publisitas terhadap pekerja anak di industri.
Pada tahun 1994, Iqbal dianugerahkan Reebok Human Rights Award. Pada tahun 2000, ia mendapat penghargaan Hak anak.

4.Thandiwe Chama,1991
Thandiwe Chama adalah gadis Zambia berusia 16 tahun, dia memperoleh penghargaan scooped the 2007 International Children’s menyingkirkan 28 nominasi lainnya dari seluruh dunia. Hadiah tersebut diberikan kepada Thandiwe pada hari minggu oleh pemenang hadiah nobel perdamaian betty williams dan , sir bob geldof. Hadiah tersebut berupa patung “the Nkosi” dan uang sebesar 100.000 Euro.
Pada tahun 1999 ketika thandiwe berusia 8 tahun,sekolahnya ditutup karena tidak ada guru,thandiwe beserta 60 anak lainnya berjalan mencari sekolah lainnya. Akhirnya semua anak-anak tersebut ditampung di the Jack Cecup School. Diperkuat dengan prestasinya, thandiwe selalu mengkampanyekan tentang hak-hak anak sekolah untuk mendapatkan pendidikan yang layak.Thandiwe terus bersuara, dengan berbicara didepan gereja tentang anak-anak dan AIDS, tetapi masalah seperti itu tidak selalu mudah dibahas di gereja. Bersama dengan temannya dia menulis dan mengilustrasi sebuah buku yang berjudul “the chicken with AIDS” yang menceritakan tentang kisah anak-anak penderita AIDS.
“Ini sangat penting untuk mengetahui bahwa anak juga mempunyai hak. Di sekolah saya belajar tentang hak. Dan kemudian saya tahu bahwa ini adalah sesuatu yang ingin saya untuk dapatkan. Karena jika anak-anak telah diberi kesempatan, mereka yakin dapat berkontribusi di dunia ini dan membuat tempat yang lebih baik. “- Thandiwe Chama

5.Om Prakash Gurjar,1992
Pada usia lima tahun, dia diadosi dari orang tuanya dan bekerja diladang selama 3 tahun. Setelah itu dia menjadi aktivis di Bachpan Bachao Andolan, dia berkampanye tentang pendidikan gratis di rajasthan. Dia kemudian membantu mendirikan sebuah network yang dikenal dengan nama “child friendly villages”,tempat anak-anak yang dihormati dan hak-hak pekerja anak tidak diperbolehkan. Dia juga mengatur network yang bertujuan untuk memberikan semua anak-anak sertifikat sebagai salah satu cara untuk membantu melindungi mereka dari eksploitasi. Dia juga bekerja untuk memastikan anak-anak diberikan akte kelahiran. Dia mengatakan registrasi tersebut merupakan langkah pertama menuju penegakan hak anak-anak, membuktikan usia mereka, dan untuk membantu melindungi mereka dari perbudakan, perdagangan, perkimpoian atau dipaksa melayani anak sebagai tentara.
Dia telah dianugerahkan Internasional Anak Hadiah Perdamaian oleh mantan Presiden Afrika Selatan FW de Klerk, yang memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 1993.

6.Samantha Smith,1972 – 1985
Samantha Reed Smith adalah siswi Amerika dari Manchester, samantha menjadi terkenal di era Perang dingin Amerika dan Uni Soviet. Pada bulan November 1982, ketika Smith berusia 10 tahun, dia menulis surat kepada pemimpin Uni Soviet Yuri Andropov, dia menanyakan mengapa hubungan antara Uni Soviet dan Amerika Serikat begitu menegangkan. Kemudian surat tersebut dimuat koran Soviet di Pravda. Samantha sangat senang mengetahui bahwa surat itu telah diterbitkan, Namun, dia tidak mendapatkan balasan. Dia kemudian mengirim surat ke Uni Soviet di Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk menanyakan apakah ada respon dari tuan Andropov. Pada tanggal 26 April 1983, ia mendapatkan respon dari Andropov.
Smith menarik perhatian media luas di kedua negara tersebut sebagai “Goodwill Ambassador”, dan menjadi “Duta Besar Amerika Serikat muda” . Ia juga berpartisipasi dalam kegiatan perdamaian di Jepang. Dia menulis sebuah buku dan muncul dalam serial televisi. Ia meninggal pada usia 13 tahun di Bar Harbor Airlines dalam Penerbangan 1808 pesawat crash.

7. Annelies Marie “Anne” Frank (12 Juni 1929 – Februari/Maret 1945) adalah seorang perempuan kaum Yahudi yang menulis sebuah buku harian ketika ia bersembunyi bersama keluarga dan empat temannya di Amsterdam semasa pendudukan Nazi di Belanda pada Perang Dunia II. Setelah bersembunyi selama dua tahun, kelompok mereka dikhianati dan mereka dibawa ke kamp konsentrasi yang mengakibatkan seluruh keluarganya tewas termasuk Annelies, kecuali Otto, ayah Anne. Ottolah satu-satunya yang mampu bertahan hidup. Otto kembali ke Amsterdam dan dia menemukan buku harian anaknya. Karena yakin akan uniknya catatan tersebut, Otto berusaha mempublikasikannya.
Buku harian tersebut diberikan kepada Anne pada ulang tahunnya yang ketiga belas. Ia mencatat rentetan peristiwa-peristiwa kehidupan Anne dari 12 Juni 1942 hingga catatan terakhir pada 1 Agustus 1944. Akhirnya buku harian itu diterjemahkan dari bahasa Belanda dan berbagai bahasa. Buku tersebut menjadi salah satu buku yang paling banyak dibaca di dunia. Beberapa produkser teater dan film juga mengangkat tema diari ini. Buku harian yang digambarkan sebagai karya yang dewasa dan berwawasan ini menyodorkan potret kehidupan sehari-hari yang mendalam di bawah pendudukan Nazi. Melalui tulisannya, Anne Frank menjadi salah satu korban Holocaust yang paling banyak dibicarakan.

Sumber:http://worldandlife.wordpress.com/2010/12/19/kisah-perjuangan-hidup-7-anak-yang-menginspirasi-dunia/